Putri Pendek dan Pangeran Aneh
Dahulu hiduplah seorang putri pendek dari Kerajaan Pendek. Putri pendek adalah anak kesayangan raja dan ratu, karena putri pendek adalah anak satu-satunya. Putri pendek adalah wanita yang manis, lucu, ramah dan murah senyum. Dia tidak memandang orang bangsawan ataupun orang biasa, menurutnya semua orang sama di matanya.
Kini, putri berumur 17 tahun. Umur dimana masa-masanya mudah bosan dirumah. Putri memang sering jalan-jalan mengelilingi istana. Tapi putri ingin pergi keluar istana sekali-kali.
"Bunda" ucap Putri. "Ada apa nak?" jawab sang Ratu. "Aku bosan didalam istana, aku ingin berjalan-jalan, tapi keluar istana. Apakah boleh bunda?" jelas Putri. "Tanyakan pada ayahmu nak, bunda selalu mengizinkanmu kemana saja, asal kamu jangn nakal" ucap sang Ratu. Tak lama sang Raja datang ke meja makan. "Ada apa ini?" tanya sang Raja. "Anakmu ingin bermain keluar istana, apakah boleh?" tanya sang Ratu. "Boleh nak, asalkan kembali sebelum matahari tenggelam" sang Raja mengusap halus kepala Putri. "Terimakasih bunda, terimakasih ayah" Putri memeluk da mencium sang Raja dan Ratu.
Setelah Putri makan dan berganti pakaian, Putri bergegas untuk pergi kehutan yang terkenal dengan bunga-bunga yang indah. Putri sangat menyukai bunga-bunga yang berwarna-warni dan yang terkenang harumnya.
Putri kehutan dengan berkuda, kuda kesayangannya bernama Niel, kuda putih yang selalu dijaga dan sayangi oleh Putri.
"Niel, tunggulah disini, aku akan kedalam hanya sebentar saja" Putri mengusap halus kepala Niel
Diikatlah tali Niel dengan pohon, agar Niel tidak kabur dari tempat yang sudah Putri tentukan.
Putri segera mencari bunga dan memetiknya untuk koleksinya di istana. Dikamar Putri tidak hanya 1 atau 2 koleksinya, tapi banyak sekali. Bahkan terkadang Putri merangkainya menjadi lebih indah.
"Setelah ini aku akan pulang, karena langit semakin gelap" ucap Putri. Setelah selesai, Putri segera pulang, tapi ditengah perjalanan Putri lupa arah jalan pulang. "Yatuhan, bagaimana caranya aku pulang, jika aku lupa jalan pulang" ucap Putri sambil menangis. Putri hanya bisa duduk dibawah pohon yang rindang dan menangis.
Tiba-tiba Putri melihat sebuah bayangan yang menghampirinya, Putri menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
"Hai! Jangan takut, aku hanya manusia biasa" ucap seorang lelaki
Lalu putri membuka matanya dan benar lelaki tersebut hanya manusia biasa.
"Siapa kamu?" tanya Lelaki
"Aku Putri Pendek dari Kerajaan Pendek, kamu sendiri?" tanya Putri
"Aku Pangeran Aneh dari Kerajaan Aneh. Ada apa denganmu?" tanya Pangeran Aneh
"Aku lupa arah jalan pulang" jawab Putri ketakutan
"Akan ku antar kau sampai istanamu" Pangeran Aneh memberikan senyuman
Putri hanya mengangguk dan duduk dibelakang Pangeran yang sedang menunggangi kuda cokelatnya.
"Itu kudaku" Putri menepuk bahu Pangeran untuk memberi tahu agar Pangeran berenti
Pangerang memberhentikan perjalanannya dan Putri menunggangi kudanya.
"Jalanlah, aku akan jalan dibelakangmu" ucap Putri
Pangeran melanjutkan perjalanannya.
Langit sudah hampir gelap, untung Putri sampai sebelum langit semakin gelap.
"Terimakasih Pangeran, semoga kita bisa bertemu lagi" ucap Putri dan tersenyum manis kepada Pangeran
"Iya Putri, sama-sama. Sampai jumpa" pangeran melambaikan tangannya dan tersenyum kepada Putri
Dan putri segera masuk kedalam istana, sebelum orang tuanya memarahinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar